Senin, 30 April 2012

Risiko Keuangan


Pemahaman mengenai risiko begitu beragam seperti bagaimana kalkulasi standar deviasi, penyimpangan persentase, risiko sistematis dan tidak sistematis, dan lain-lainnya. Namun dalam tulisan ini risiko keuangan akan diarahkan lebih kepada kebangkrutan personal sehingga lebih menyentuh pada aspek keuangan sehari-hari. Untuk itu, risiko keuangan akan diartikan sebagai kondisi ketidakmampuan untuk memenuhi beragam kebutuhan hidup. Berpijak pada definisi tersebut tamapk bahwa risiko keuangan merupakan suatu hal yang membuat kehidupan orang menjadi tak menentu dan berpeluang mengalami kesulitan keuangan.
Mengapa, karena pada prinsipnya risiko keuangan akan lebih diarahkan pada kekacauan finansial dan membuat orang kehilangan kontrol atas hidupnya. Dan kondisi ini akan semakin melemahkan untuk keluar, ibarat terjebak dalam lingkaran setan yang tak berujung. Untuk itu bagaimana langkah konkrit yang dapat digunakan untuk melepaskan risiko keuangan merupakan pertanyaan krusial. Dan jawabannya sebenarnya tidak ada cara yang dapat melepaskan seseorang dari risiko keuangan, melainkan hanya pada cara mereduksinya. Maksudnya adalah cara yang dapat ditempuh hanyalah pada cara mengurangi atau berfungsi mencegah saja. Seperti salah satu contohnya adalah upaya menerapkan perencanaan keuangan yang tepat dan tentu saja diimbangi dengan upaya meningkatkan kemampuan mengelola keuangan yang terwujudkan dalam kemampuan meningkatkan arus kas masuk dan bukan sebaliknya.
Untuk memperdalam maka pembaca dapat membaca tulisan-tulisan penulis tentang cara mengelola keuangan pribadi yang lainnya. Catatan bahwa semua itu hanyalah cara-cara saja sedangkan keputusan untuk berubah tetaplah dipegang oleh anda sendiri. Dalam artian bahwa hanya anda sajalah yang mampu merubah kondisi keuangan anda melalui preseduksian risiko keuangan sepanjang siklus keuangan anda. Akhir kata, semoga saja pembaca berhasil mencapai kebebasan keuangan dan mampu mengurangi risiko keuangan melalui tindakan yang tepat atau rasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar