Selasa, 28 Agustus 2012

Aku Belajar Maka Aku Hidup


Kehidupan yang indah dan bahagia tidak mungkin diwujudkan apabila orang malas belajar. Karena hanya melalui belajarlah orang dapat membuka kebekuan cakrawala berpikirnya sehingga mampu mencermati warna-warni kehidupan. Hanya saja kemalasan belajar seringkali menjadi penyakit bagi orang-orang, dan hal ini akan tampak dari bagaimana orang malas untuk mengolah informasi, mencari informasi, membaca, atau mungkin juga menulis dan meneliti. Tapi itu semua hanya sebagian aspek saja karena pada hakikatnya belajar merupakan upaya sadar untuk lebih mengenal dirinya sehingga sikap negatif menjadi sikap positif lalu menjadi sikap proaktif.
Untuk itu, kesadaran untuk senantiasa belajar sebenarnya merupakan kewajiban moral tertinggi bagi siapa saja. Dan hal ini tidak dapat tawar menawar untuk melakukannya. Dalam artian bahwa sejak masih dalam rahim ibu, manusia sudah diberikan kewajiban moral untuk belajar dan senantiasa belajar. Pembaca sekalian dapat mencari informasi tambahan tentang bagaimana saat ini sudah banyak sekali ditemukan teknik-teknik untuk mengasah dan mendorong janin belajar.
Terlepas dari bagaimana manusia sudah melakukan belajar sejak rahim ibu. Selanjutnya adalah menciptakan suatu kebiasaan permanen untuk selalu belajar dan belajar. Untuk itu, penulis akan mensharekan apa yang penulis alami ketika penulis belajar, tapi smeua itu bukan berarti dianggap sebagai suatu hal yang berlebihan melainkan hanya sebagai suatu titik kritisi diri.
Kalau setiap manusia memiliki kesadaran diri untuk melakukan apa yang diyakininya, maka penulis juga memiliki nilai hidup yang menjadi sandaran penulis yaitu belajar. Karena melalui belajar, apa yang menjadi titik-titik hitam dalam hidup penulis akan menjadi suatu ajang atau jembatan untuk memperbaiki diri dan hal ini begitu mempesona karena akan membuka cakrawala penulis sendiri untuk semakin dewasa dalam berpikir, berperilaku dan bertutur kata. Dan sebenarnya hal ini merupakan suatu kenikmatan hakiki karena pengalaman melalui belajar untuk dijadikan kehidupan merupakan sesuatu yang harus dijalani. Lanjut bahwa kesulitan mendeskripsikan karena dibutuhkan kesediaan untuk menjalaninya. Akhir kata, semoga saja kenikmatan aku belajar maka aku hidup mampu dirasakan oleh siapa saja. Salam....

Kamis, 23 Agustus 2012

Kepakkan Sayapmu


Berjalan mengarungi lautan kehidupan
Mencari jati diri yang sesungguhnya
Berusaha berpaling dari duka lara
Tapi tetap tak terobati luka goresan di hati

Namun sebagai manusia yang kodrati
Tak takut diriku menatap batu tantangan
Ku coba menghempas setiap rintangan
Merubahnya menjadi sebuah tantangan

Aku berharap jiwa keperkasaanmu melindungi aku
Menjauhkan aku dari rasa maluku
Dengan setitik senyuman
Aku berusaha bangkit lagi dan tidak akan menyerah

Jati Diri


Setapak demi setapak ku berjalan
Menempuh rasa kebingungan dalam diri
Aku mencoba melihat keluar jiwa
Ku berharap menemukan segumpal harapan yang bisa kugenggam

Tapi semua itu sia-sia
Tidak kutemukan apa yang kucari
Hanya kekecewaan yang kutemui
Dan semakin meluluh lantahkan jiwa yang gersang

Tapi aku pun sadar karena ditolong malaikat
Menyadarkan aku dari kesalahan yang kuperbuat
Karena mencari diriku dipadang belantara
Dan tidak mencarinya dalam diriku yang penuh nirwana spiritual