Selasa, 10 April 2012

Menggenapi Nazar


Nazar adalah suatu janji kepada Tuhan, dan hal ini membawa konsekwensi bagi si penjanji untuk menepatinya. Hanya saja seringkali manusia menganggap enteng tentang nazar ini karena berpersepsi bahwa nazar sama seperti berjanji pada manusia. Penulis tidaklah pakar atau ahli dalam bidang teologi tapi menurut hemat penulis bahwa ketika anda bernazar maka anda sebenarnya sedang mengumandangkan janji yang harus anda tepati. Dalam pengertian bahwa si penjanji tak dapat melarikan diri dari nazarnya dan apabila melarikan diri dari janji atau mengingkari nazar maka orang tersebut tidak akan tenang.
Lanjut bahwa ulasan sebelumnya tidaklah berarti menakuti-nakuti melainkan mengajak orang untuk janganlah bernazar apabila anda tidak mampu menempatinya. Cukuplah dengan berdoa saja dan yakinilah bahwa doa anda pasti terjawab. Sampai di sini tampak bahwa nazar dan berdoa hampir sama maknanya. Tapi menurut penulis bahwa berdoa dan nazar sangat berbeda, karena nazar pada prinsipnya anda membuat janji dan harus ditepati sedangkan berdoa adalah bentuk komunikasi yang terdalam antara anda dan sang Kuasa. Tidak hanya itu saja, berdoa juga merupakan suatu bentuk ucapan syukur sedangkan nazar memang merupakan suatu bentuk mengucap syukur tapi lebih ditujukan pada berjanji.
Dengan memahami esensi dari nazar, maka dengan itu perlu adanya kesadaran diri untuk janganlah bernazar apabila anda masih ragu-ragu. Menimbang bahwa janji pada manusia masih dapat anda ingkari namun janji pada sang Kuasa tidak dapat diingkari. Oleh karena itu, agar mampu menempatkan nazar dengan tepat maka orang perlu memahami konteks dari apa yang mau dinazar sehingga dapat memperoleh pertimbangan yang masuk akal dan dapat dipertanggungjawabkan dalam iman. Lanjut bahwa dengan memposisikan nazar dengan tepat maka orang akan benar-benar paham tentang kekuatan dari nazar bahwa dirinya sedang berjanji dengan sang Kuasa dan berjanji dengan sang Kuasa tidak dapat anda mengingkarinya melainkan harus ditepati. Salam merenung....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar