Selasa, 15 Januari 2013

Memburu Cinta


Menggigil hatiku karena dinginnya cuaca
Namun tak sedingin ketika menatap diirmu
Perlahan aurora kebencian sirna
Karena kehadiran dirimu dalam hidupku

Serasa hati ini ingin memeluk menyapa indah
Hanya saja harus menahan diri karena cinta itu butuh proses
Tak lama angin timur berhembus
Semakin menyadarkan diriku akan nikmatnya anugerah Sang Kuasa

Serasa pengorbanan hati tak terasa
Bagaikan gumpalan es yang jatuh dari pegunungan himalaya
Semakin diirku menatap dirimu
Semakin besar hasarat untuk memilikimu

Tapi apa daya diriku harus menunggu
Ibarat menahan beratnya rindu ini tuk bertemu lagi denganmu
Namun semua itu harus kuakui bahwa cinta itu memang indah
Dan membutuhkan kesabaran berburu untuk mendapatkannya

Kenangan Terindah


Dalam ruang dan waktu dia merenung
Mencari sesuatu yang hilang
Berharap dapat menemukan yang hilang
Untuk mewujudkan cita-cita terindah

Sepanjang jalan waktu yang berliku-liku
Dirinya berusaha memecahkan berbagai batu tantangan
Hingga suatu ketika dirinya dihantam batu godam
Terseok-seok dia berusaha menggaling apa yang belum ditemukan

Namun apa daya memorinya tak sanggup mengingat lagi
Tetap berusaha menemukan setitik api pencerahan
Tapi sekali lagi kenangan itu telah terhapus dari alam bawah sadar
Dan hanya meninggalkan apa yang disebut sebagai keseimbangan memori

Perhiasan Khayangan


Halilintan menggemuru membelah bumi
Teriakan malaikat khayangan menukik tajam
Dewa-dewi menjadi bergembira
Dan seluruh penghuni khayangan menari kegirangan

Kebahagiaan hakiki menerpa khayangan
Karena mutiara terindah putri bidadari ditemukan
Dan memberikan spirit baru bagi kehidupan
Seperti sebuah lampu kehidupan yang mengusir kegusaran jiwa

Tak percaya tapi terjadi
Semua kenangan hampa sirna di terpa badai sukacita
Menghilang entah kemana
Dan meninggalkan pohon-pohon kebahagiaan menancapkan akarnya sedalam-dalamnya pada tanah khayangan yang telah lama gersang
Dan menghijaukan kembali hati kebahagiaan semua insan penghuni khayangan

Senin, 14 Januari 2013

Senyuman Kepalsuan


Dirinya begitu indah dipandang
Dirinya begitu anggun dilihat
Dirinya begitu mempesona di pandang
Dirinya begitu luar biasa di lihat

Dirinya begitu berhasrat ketika dipandang
Dirinya begitu perkasa ketika didengar
Dirinya begitu arif dibicarakan orang
Dirinya begitu bijak ketika menjadi perbincangan orang

Diirnya begitu berwarna ketika dipandang
Tapi sayang semua itu hanyalah isapan jempol belaka
Ketika terbuka kedok aslinya
Wajah siluman yang terpampang menggerikan di wajah aslinya

Minggu, 13 Januari 2013

Kunang-Kunang Cinta


Kedap-kedip ditengan hutan sukacita
Mengeluarkan cahaya penuh keagungan
Tak tahan hati ini ingin terus melihatnya
Tapi tak ingin menangkapnya

Kedap-kedip yang menerangi lautan cinta
Memadamkan hati kebencian
Mengusir roh-roh penyamun
Membangun kekaisaran cinta diantara dua insan manusia

Tak ku duga tapi terjadi
Keindahan yang penuh kedalaman makna
Perlahan tapi pasti
Mengiringi lajunya keharmonisan cinta